Politik Slideshow

Kampanye Pertemuan Terbatas Dibagi Menjadi Tiga Zona

 

KabarBeta.com,Ambon–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku membagikan kampanye rapat pertemuan terbatas pada Pilkada Maluku tahun 2018 menjadi tiga zona. Selama 36 kali, pasangan calon bergantian berkampanye pada zona yang dibagikan itu.

Ketua KPU Maluku Rifai Kubangun menjelaskan, tiga zona yang dibagikan itu terdiri dari zona satu, Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, Seram Bagian Barat (SBB) dan Seram Bagian Timur (SBT).

Untuk zona dua, Kota Tual, Kabupaten Maluku Tenggara, Buru dan Buru Selatan. Sedangkan zona tiga, Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Maluku Barat Daya dan Aru.

“Sekitar 110 hari pasangan calon berkampanye di seluruh Provinsi Maluku. Kemudian kami membagi 36 kali rapat pertemuan terbatas terdiri dari tiga zona ” ungkap Rifai saat berpidato dalam deklarasi Pilkada damai  di gong perdamaian dunia, kemarin.

Baca juga: Paslon Hanya DIizin Punya Lima Akun Medsos

Rifai menyatakan, kampanye adalah ajang pasangan calon meyakinkan pemilih lewat visi-misi dan program. Selain itu, Kata Rifai, KPU juga mem­fasilitasi alat peraga dan bahan kampanye untuk dipasangkan di kabupaten/kota, kecamatan dan desa-desa di Maluku.

“Ada 1.287.857 pemilih potensial tersebar di 11 kabu­paten/kota yang berada di Maluku, 118 kecamatan, 1233 desa/kelurahan. Pasangan calon dan tim kampanye diharapkan berikanlah pendidikan poli­tik yang baik bagi masyarakat,” tandasnya.

Lebih lanjut Ketua Bawaslu Malu­ku, Abdullah Elly mengatakan, Bawaslu Maluku telah me­nyiapkan strategi pencegahan dan penindakan dari sisi pengawasan.

“Proses pencegahan di lapangan dapat ditindaklanjuti  hingga ke proses penindakan, tetapi kami juga me­nyiapkan sarana penindakan deng­an pembentukan Gakumdu di kabupaten/kota ,” ujarnya.

MENJAGA KERUKUNAN

Plt Gubernur Maluku, Zeth Sahu­burua berujar, kampanye harus dijadikan untuk menjaga kerukunan hidup antar orang bersaudara. Tidak boleh mempolitiasai  SARA, hoax termasuk politik uang.

Baca juga: Alasan KPU Maluku Jadikan Gong Perdamai Dunia Tempat Paslon Ikrar Pilkada Damai

“Event ini merupakan event yang terhormat karena hanya terjadi lima tahun sekali, event demokrasi punya watak, berdedikasi dan punya integritas,”tutupnya.

Diketahui, tiga Pasangan Calon Gubernur dan Calon Gubernur bertarung dalam Pilkada serentak tahun 2018 ini, yakni nomur urut satu, Said Assagaf-Andreas Rentanubun dengan akronim (Santun), Murad Ismail-Barnabas Orno (Baileo) dan calon dari jalur perseorangan Herman Andrian Koedobeon-Abduulah Vantah (Hebat).(KB-SS)